Naysilla Mirdad dan Dimas Anggara Tampil sebagai Pasangan Manis yang Harus Berhadapan dengan Bunda Corla di “Mertua Ngeri Kali”

Jakarta, 19 November 2025 — Rumah produksi Im-a-gin-e resmi mengumumkan bahwa film komedi terbaru mereka, Mertua Ngeri Kali, siap tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 11 Desember 2025. Film ini menjadi sorotan publik bukan hanya karena menyuguhkan kisah keluarga penuh kekacauan, tetapi juga karena menandai debut akting Bunda Corla yang sangat dinantikan.

Selain itu, film ini mempertemukan Naysilla Mirdad dan Dimas Anggara sebagai pasangan muda yang berjuang mempertahankan keharmonisan rumah tangga di tengah tekanan sang mertua yang luar biasa. Keduanya menjadi pusat emosional cerita, memadukan dinamika romantis, hangat, sekaligus penuh pasrah menghadapi kondisi yang tak selalu mereka kendalikan. Berikut gambaran karakter mereka:

Andara: Perempuan Karier yang Selalu Jadi Target Semprotan

Andara (Naysilla Mirdad) digambarkan sebagai sosok perempuan modern: mandiri, profesional, dan tekun mengejar kariernya sebagai penulis skenario. Meskipun dikejar deadline yang datang bertubi-tubi, ia tetap berusaha menjaga keharmonisan rumah tangga dan memberikan waktu untuk keluarga kecilnya.

Namun, posisinya sebagai menantu Donda (Bunda Corla) justru membuatnya sering menjadi korban komentar pedas dan tuntutan yang tidak ada habisnya. Apa pun yang dilakukan Andara, selalu saja dianggap kurang oleh sang mertua. Meski demikian, Andara tetap tampil sebagai sosok yang penyabar, penyayang, dan berusaha memahami semua pihak — mulai dari suaminya, anaknya, hingga mertuanya yang keras kepala.

Karakter Andara bukan hanya memunculkan humor, tetapi juga menghadirkan realita yang dekat dengan banyak perempuan. Ia menjadi representasi mereka yang pernah merasa serba salah dan tak pernah cukup baik di mata mertua, meskipun sudah mencoba yang terbaik.

Raja: Suami Penengah yang Selalu Terhimpit

Raja (Dimas Anggara) adalah putra tunggal Donda, otomatis menjadi kesayangan sang ibu. Sejak ayahnya tiada, ia merasa wajib menjaga Donda sekaligus mendukung Andara dalam perjalanan kariernya. Saat ketegangan antara ibu dan istrinya memuncak, Raja selalu terjebak di tengah—berusaha menjadi penengah yang adil, meski sering kali kebingungan harus berdiri di sisi siapa. Sosok Raja di film ini menjadi representasi banyak suami yang mencintai ibu dan istri dalam porsi yang sama, namun justru kerap terhimpit di antara dua cinta tersebut.

Bersama-sama Menghadapi “Mertua Ngeri Kali”

Melalui hubungan Raja dan Andara, film ini mengulik lika-liku pasangan muda mulai dari tekanan pekerjaan, ekspektasi keluarga, hingga gesekan nilai antargenerasi. Walaupun diterpa drama dan suara tinggi dari mertua yang tak pernah kehabisan energi, keduanya tetap memilih bertahan satu sama lain. Hubungan mereka menunjukkan bahwa pernikahan tidak selalu mulus, tetapi bisa menjadi kuat berkat komunikasi, kompromi, dan cinta yang tulus.

Selain menampilkan dinamika gemas dari Raja dan Andara serta kekocakan Bunda Corla sebagai pusat keributan, Mertua Ngeri Kali juga diperkuat oleh kehadiran Gita Bhebhita, Sophie Navita, Siti Fauziah, Farrell Rafisqy, dan Bonar Manalu.

Saksikan perjalanan penuh haru dan tawa dari pasangan ini dalam Mertua Ngeri Kali, tayang di bioskop Indonesia mulai 11 Desember 2025. Ikuti kabar terbaru melalui Instagram @mertuangerikali.film dan @im_a_gin_e.

Komentar